RSUD Tidar Kota Magelang semula milik Yayasan Zending pada masa Kolonial Belanda (Zendingziekenhuis), yang kemudian diresmikan menjadi Rumah Sakit Umum pada tanggal 25 Mei 1932, dipimpin oleh dr. G.J. Dreckmeiers, dengan fasilitas awal sebagai berikut :

  1. Ruang Rawat Inap A (sekarang Ruang Dahlia);
  2. Ruang Rawat Inap B;
  3. Ruang THT (sekarang Ruang Flamboyan);
  4. Kamar Operasi & Poliklinik (sekarang direnovasi menjadi Gedung Poli VIP);
  5. Dapur / Instalasi Gizi;
  6. Gedung Tengah / Pendopo.

Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, RSUD Tidar diambil alih oleh Pemerintah Jepang selama 1 (satu) tahun dan setelah Proklamasi Kemerdekaan R.I. (Th. 1945), RSUD Tidar menjadi milik Pemerintah Kotapraja Magelang.

Pada tahun 1983 menjadi RSU Kelas C. Kemudian tahun1992 ditetapkan menjadi Unit Swadana Daerah Kodya Dati II Magelang (Perda No.7 Th.1992) berlangsung sampai dengan th. 2006, dan Th. 1995 sampai sekarang ditetapkan menjadi Rumah Sakit Klas B Non Pendidikan (SK.Menkes No.108 / Menkes / SK / II / 1995)

Pada tahun 2008 ditetapkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Surat Keputusan Walikota Magelang No. 445/39/112 Tahun 2008 tentang Penetapan RSUD Tidar Kota Magelang Sebagai BLUD.

Kemudian berturut – turut sampai sekarang Pemimpin / Direktur RSUD Tidar Kota Magelang, dengan fasilitas – fasilitas yang terus berkembang, sebagai berikut :
dr. G.J. Dreckmeiers. Th. 1932 – 1944.
dr. H.R.M. Soemalyo. Th. 1944 – 1961.
dr. M. Soepardji. Th. 1961 – 1963.
dr. H.R. Soeparsono. Th. 1963 – 1965.
dr. R. Soetikno Prawirosastro. Th. 1965 – 1966.
dr. H. Sadjiman Atmosoedigdo. Th. 1966 – 1970.
dr. Hardjanto Winoto. Th. 1970 – 1975.
dr. H. Zaenal Mustofa. Th. 1975 – 1978.
dr. H. Muchsin Wanun. Th. 1978 – 1984.
dr. Setyoko Moendanoe. Th. 1984 – 1991.
dr. Moch. Soedjoko, MMR. Th. 1991 – 2001.
dr. Mardiatmo, Sp.R. Th. 2001 – 2004.
dr. Pantja Kuntjoro, M.Kes. Th. 2004 – 2008.
dr. Sri Harso, M.Kes, Sp.S. Th. 2008 – sekarang.