Sinar Ultraviolet Sterilisasi Masker Higienis dan Aman (SUSTER MAHISA) menjadi salah satu inovasi RSUD Tidar Magelang. Dalam proses penanganan pasien menggunakan Masker N95 sebagai salah satu upaya perlindungan bagi dokter atau perawat di ruang isolasi khusus COVID-19 atau IGD. Dalam satu bulan penggunaan N95 di RSUD Tidar Magelang mencapai sekitar 3.000 unit. Tingginya penggunaan N95 memiliki potensi penurunan persediaan masker N95. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan penggunaan kembali N95, dalam upaya penggunaan kembali perlu adanya inovasi alat sterilisasi N95 yang tidak merusak struktur N95 dan memperoleh hasil higienis dan aman. Oleh karena itu, Tim Inovasi RSUD Tidar Magelang menciptakan Sinar Ultra Violet Sterilisasi Masker Higienis Aman (Suster Mahisa) merupakan salah satu inovasi agar N95 dapat digunakan kembali melalui proses iradiasi Ultraviolet.

Suster Mahisa diciptakan oleh tim Inovator RSUD Tidar Magelang pada dasarnya untuk mengantisipasi keterbatasan N95 sebelum terjadi Pandemi Covid-19, dalam rangka Pencegahan dan pengendalian infeksi.

Tujuan Suster Mahisa : Untuk menekan terjadinya infeksi terhadap tenaga kesehatan yang melakukan kontak langsung dengan pasien. Untuk Penggunaan kembali N95 dengan memperhatikan prosedur dan standar baku proses sterilisasi. Untuk antisipasi terjadinya penurunan ketersediaan N95 dan penyesuaian kemampuan penggunaan N95. Untuk memberikan kepastian higienis dan aman terhadap penggunaan kembali N95. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas ekonomis dari pengadaan N95.

dr. Adi Pramono Sp.OG(K), Direktur RSUD Tidar Magelang menyatakan “Good jobs” Apresiasi setinggi-tingginya, saya sampaikan atas nama RSUD Tidar Magelang kepada semua pihak, diantaranya Tim Inovator yang telah menuangkan ide gagasan secara maksimal. Unit-unit kerja di RSUD Tidar Magelang yang telah mendukung sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing baik dari sisi sumber daya manusia, anggaran dan keberlanjutan inovasi ini, sehingga Suster Mahisa mampu menjadi salah satu solusi ketersediaan Masker N95 di RSUD Tidar Magelang.

“Semoga inovasi Suster Mahisa dapat selalu bermanfaat sesuai dengan tujuan yang direncanakan dan mampu menjadi salah satu pemicu, pemacu tumbuh dan munculnya inovasi-inovasi lain di RSUD Tidar Magelang.”

Suster Mahisa berbahan Plat besi, dengan  Daun pintu dengan lampu indikator, Lampu UV 10 watt, Relay on/off, Kabel power, Saklar on/off, Kotak Akrilik dan komponen lain telah digunakan di RSUD Tidar Magelang dengan prioritas pada tempat yang memiliki syarat dalam penanganannya wajib menggunakan N95 meliputi IGD Covid-19, ICU, Dahlia 1, Dahlia 2, Dahlia 3, Dahlia 4, Dahlia 5, IGD Umum, IGD Isolasi, Edelwies, Gladiool dan Poliklinik TBDOT. Penggunaan Suster Mahisa telah dilaksanakan sejak tahun 2019 dan berkembang di tahun 2020 dengan kuantitas yang semakin bertambah, total yang digunakan saat ini mencapai 13 unit Suster Mahisa.

Indikator kepastian proses sterilisasi mampu menghasilkan Masker N95 yang higienis dan aman bagi penggunanya yang dibuktikan dengan hasil Uji Laboratorium tentang hasil proses iradiasi ultraviolet terhadap Masker N95, keamanan dan informatif dari paparan sinar UVC bagi petugas pada saat proses penggunaan Suster Mahisa, desain teknis terhadap penyempurnaan Suster Mahisa yang memberikan kemudahan bagi petugas saat menggunakan Suster Mahisa. Keterbatasan persediaan N95, karena Masker N95 ini sangat dibutuhkan bagi semua tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat dalam menangani pasian utamanya di IGD Covid-19, IGD dan ICU. Terakhir adalah Indikator efisiensi biaya menjadi salah satu indikator bagi Suster Mahisa untuk dapat digunakan.

Inovasi Suster Mahisa, terbukti mampu menekan terjadinya infeksi terhadap tenaga kesehatan yang melakukan kontak langsung dengan menggunakan N95 hasil proses iradiasi ultraviolet. Suster Mahisa mampu menjadi alat yang dapat melakukan proses iradiasi ultraviolet untuk reuse N95 dengan memperhatikan prosedur dan standar baku proses sterilisasi. Suster Mahisa mampu mengantisipasi terjadinya penurunan ketersediaan dan penyesuaian kemampuan penggunaan N95 setelah melalui proses iradiasi ultraviolet selama 2 jam. Suster Mahisa mampu memberikan kepastian higienis dan aman terhadap reuse N95 yang dibuktikan dengan hasil uji laboratorium. Suster Mahisa mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas ekonomis dari pengadaan N95 di RSU D Tidar Magelang mencapai 24,7%.